Anda berdiri di dealer Toyota, menatap dua sosok yang tampak serupa tapi tak sama. Di satu sisi, ada Toyota Kijang Innova Reborn yang sudah melegenda. Di sisi lain, berdiri gagah All New Kijang Innova Venturer dengan banderol harga yang membuat dahi sedikit berkerut.
Pertanyaan sejuta umat pun muncul: “Memang sepadan bayar lebih mahal untuk Venturer?”
Sebagai jurnalis yang sudah lebih dari satu dekade ‘menguliti’ mobil dari ruang mesin hingga baris ketiga, izinkan saya menjawabnya. Artikel ini bukan sekadar daftar spesifikasi. Ini adalah panduan jujur untuk Anda, agar setiap rupiah yang Anda keluarkan benar-benar memberikan nilai yang sepadan.
1. Tampilan Luar: Saat Gengsi Berbicara Lebih Keras
Mari kita jujur, penampilan adalah hal pertama yang orang nilai. Venturer hadir untuk menjawab pain point utama ini. Banyak pemilik Innova merasa mobilnya terlalu “biasa” atau bahkan orang lain sering menyangkanya sebagai taksi online. Venturer hadir untuk mematahkan citra tersebut.
Venturer bukan sekadar Innova yang mendapat aksesori.
Toyota merancang setiap perbedaannya secara detail untuk menciptakan aura yang sama sekali berbeda: lebih gagah, lebih mewah, dan lebih berkarakter.
- Front Bumper & Grille: Venturer menggunakan grille trapezoidal dengan aksen dark chrome yang sangar. Desain ini kontras dengan Innova biasa yang masih memakai banyak aksen chrome silver yang lebih kalem dan elegan.
- Body Kit Khas: Inilah pembeda utamanya. Over fender hitam doff yang kekar, side skirt yang tegas, hingga desain bumper belakang dengan spoiler dan ornamen chrome gelap sukses membangun postur Venturer yang jauh lebih berotot.
- Velg yang Berbeda: Toyota membekali Venturer dengan velg 17 inci berwarna Super Chrome (abu-abu gelap) yang mengesankan aura sporty premium. Tampilannya jauh berbeda dari velg Innova tipe V yang berwarna silver cerah.
Singkatnya, jika Innova biasa adalah seorang eksekutif rapi dengan kemeja putih, maka Venturer adalah eksekutif yang sama namun mengenakan jas blazer yang membuatnya lebih menonjol di keramaian.
2. Masuk ke Kabin: Di Sini Uang Anda Bekerja Keras
Jika eksterior adalah tentang gengsi, interior adalah tentang kenyamanan nyata yang Anda rasakan setiap hari. Perbedaan di dalam kabin inilah yang menurut saya paling membenarkan selisih harganya.
Takhta Pribadi di Baris Kedua: Captain Seat
Inilah fitur pembunuh (killer feature) dari Venturer. Dua kursi terpisah di baris tengah ini mengubah total pengalaman menjadi penumpang.
- Problem yang Terjawab:
- Anak-anak sering berebut tempat duduk dan saling senggol di perjalanan jauh? Captain seat memberikan mereka ruang pribadi.
- Anda sulit mengakses baris ketiga karena harus melipat kursi? Lorong di antara captain seat memberikan jalan yang super lega.
- Manfaat Nyata:
- Kenyamanan Ekstra: Dengan sandaran tangan individual, penumpang merasakan sensasi duduk di kelas bisnis. Penumpang dewasa bisa beristirahat lebih nyaman dalam perjalanan panjang seperti mudik.
- Fleksibilitas: Dari banyak cerita pengguna yang saya temui, banyak keluarga mengaku sangat menyukai fitur ini, terutama saat bepergian dengan orang tua atau anak kecil.
Sentuhan Kemewahan yang Berbicara
Begitu duduk di dalam Venturer, Anda langsung merasakan atmosfer yang berbeda. Ini bukan sekadar sugesti, melainkan detail-detail nyata.
- Jok Kulit Premium: Venturer membalut semua joknya dengan kulit hitam berkualitas tinggi. Ini bukan hanya soal mewah, tetapi juga memudahkan Anda membersihkan tumpahan minuman dari anak-anak. Jelas berbeda dengan jok fabric pada Innova G atau V.
- Ambient Light: Cahaya LED biru lembut di plafon memberikan nuansa kabin yang tenang dan mewah saat malam hari, sebuah fitur yang sering kita temukan pada mobil-mobil Eropa.
- Detail Kecil, Efek Besar: Panel instrumen dengan desain berbeda, aksen kayu yang lebih gelap, hingga meja lipat (seat table) di belakang kursi depan adalah sentuhan-sentuhan kecil yang secara akumulatif membuat Anda merasa tidak sedang berada di sebuah ‘Kijang’.
3. Fitur Keamanan: Ketenangan Batin Itu Mahal Harganya
Saat membawa keluarga, fitur keselamatan seharusnya tidak bisa Anda tawar. Toyota menyadari ini dan memberikan Venturer bekal proteksi yang lebih lengkap.
Perbedaan paling signifikan bisa Anda lihat pada jumlah kantung udara (airbags).
- Innova Tipe G & V: Memiliki 3 airbags (pengemudi, penumpang depan, dan lutut pengemudi).
- Innova Venturer: Menawarkan 7 airbags (dengan tambahan side airbags dan curtain shield airbags).
Tentu saja, kita semua berharap tidak akan pernah menggunakan fitur ini. Namun, mengetahui ada proteksi ekstra yang melindungi penumpang dari benturan samping akan memberikan ketenangan batin yang tak ternilai, terutama saat Anda membawa anak-anak.
4. Bicara Investasi: Apakah Venturer Pilihan Cerdas?
Kijang Innova memiliki reputasi sebagai mobil dengan nilai jual kembali yang sangat kuat. Publik sudah membuktikan social proof ini selama puluhan tahun. Lalu, bagaimana dengan Venturer?
Dari pantauan kami di pasar mobil bekas, Venturer cenderung memiliki persentase depresiasi yang sedikit lebih landai dibandingkan tipe di bawahnya. Mengapa?
- Permintaan Tinggi: Sebagai varian tertinggi, pembeli mobil bekas yang mencari Innova dengan kondisi terbaik dan fitur terlengkap selalu mengincar Venturer.
- Status Simbol: Statusnya sebagai “kasta tertinggi” Kijang membuatnya tetap relevan dan menarik minat banyak pembeli, bahkan setelah beberapa tahun pemakaian.
Artinya, meskipun Anda membayar lebih mahal di awal, potensi kerugian Anda saat menjualnya kembali beberapa tahun kemudian bisa jadi lebih kecil secara persentase.
Kesimpulan: Untuk Siapa Sebenarnya Innova Venturer?
Setelah membedah semua perbedaannya, keputusan kembali kepada Anda. Namun, saya bisa menyederhanakannya seperti ini:
- Pilih Kijang Innova Tipe G atau V jika:
- Fungsi dan keandalan adalah prioritas utama Anda.
- Anda mencari value for money terbaik dari sebuah Kijang.
- Anda tidak terlalu peduli dengan penampilan yang mencolok atau fitur-fitur kemewahan.
- Pilihlah All New Kijang Innova Venturer jika:
- Anda menginginkan kenyamanan maksimal untuk penumpang baris kedua (captain seat).
- Anda menginginkan tampilan yang lebih gagah dan berbeda dari Innova lainnya.
- Fitur keselamatan lengkap (7 airbags) adalah sebuah keharusan bagi Anda.
- Anda tidak sekadar membeli mobil, tetapi juga membeli sebuah pernyataan status dan kebanggaan.
Pada akhirnya, Innova Venturer adalah jawaban bagi konsumen yang mencintai semua kebaikan Kijang Innova—ketangguhan, keandalan, dan ruang lega—tetapi mendambakan sentuhan kemewahan, gengsi, dan fitur yang lebih komplit.
Baca Juga: Ford Everest Sport 2025: SUV Tangguh & Terjangkau untuk Petualangan Keluarga Seru!
Pertanyaan yang Sering Muncul (FAQ)
Q: Apakah mesin dan performa Innova Venturer berbeda dengan Innova biasa? A: Tidak. Keduanya menggunakan basis mesin dan sasis yang sama persis, baik untuk varian bensin 2.0L maupun diesel 2.4L. Perbedaannya murni pada kosmetika, fitur, dan kelengkapan interior serta keselamatan.
Q: Bagaimana dengan biaya perawatan dan suku cadang Venturer? Apakah lebih mahal? A: Untuk perawatan rutin seperti ganti oli dan servis berkala, biayanya sama karena basis mesinnya identik. Anda mungkin baru akan merasakan perbedaan biaya jika ada kerusakan pada bagian-bagian yang spesifik milik Venturer, seperti body kit atau komponen interior premiumnya.
Q: Apakah saya bisa memasang captain seat di Innova tipe V? A: Secara teknis, bengkel modifikasi bisa melakukannya, namun kami tidak merekomendasikannya. Selain biayanya mahal, perubahan struktur jok bisa berisiko pada keselamatan dan kenyamanan. Mendapatkannya sebagai fitur standar pabrikan di Venturer adalah pilihan terbaik.
Q: Dengan selisih harga puluhan juta, apakah benar-benar worth it? A: Worth it atau tidaknya sangat subjektif. Jika Anda menjumlahkan biaya untuk upgrade jok kulit, pasang body kit berkualitas, menambah fitur, dan mempertimbangkan nilai jual kembali yang lebih baik, selisih harga tersebut menjadi sangat masuk akal. Ini adalah paket lengkap langsung dari pabrikan.








